Skip to main content
Amazon Elastic Block Store (EBS) adalah layanan block-level storage berkinerja tinggi yang dirancang untuk digunakan bersama Amazon EC2. EBS berfungsi layaknya Hard Disk Drive (HDD) atau Solid State Drive (SSD) pada komputer konvensional, namun berada di ekosistem cloud.

Karakteristik Utama EBS

  • Network-attached (Terpasang melalui jaringan): Volume EBS tidak tertanam langsung di motherboard fisik server EC2. Ia adalah entitas terpisah yang terhubung dengan EC2 melalui jaringan internal AWS dengan latensi sangat rendah.
  • Durable & Available (Tahan Lama dan Tersedia): Data pada volume EBS direplikasi secara otomatis di dalam Availability Zone-nya untuk mencegah kehilangan data akibat kegagalan komponen perangkat keras tunggal.
  • Siklus Hidup Independen: Volume EBS memiliki siklus hidup yang terpisah dari instance EC2. Anda dapat mematikan (Stop) atau menghapus (Terminate) EC2 sambil tetap mempertahankan Volume EBS. Anda juga bisa melepaskan (detach) EBS dari satu server dan memasangnya (attach) ke server lain dalam hitungan detik.
  • Terikat pada Availability Zone (AZ): Sebuah EBS Volume yang dibuat di satu zona (misal: ap-southeast-1a) HANYA bisa dipasangkan pada EC2 di zona yang sama. Untuk memindahkannya ke AZ lain, Anda perlu menggunakan fitur Snapshot.

Jenis-Jenis Volume EBS

AWS menyediakan berbagai tipe EBS yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan performa dan biaya:
  1. General Purpose SSD (gp2, gp3): Dirancang untuk sebagian besar beban kerja standar, seperti boot volume, aplikasi interaktif berlatensi rendah, dan basis data ukuran sedang. Tipe gp3 sangat disarankan karena biaya lebih rendah dan IOPS serta throughput dapat disesuaikan secara independen dari ukuran volume.
  2. Provisioned IOPS SSD (io1, io2): SSD ultra-cepat untuk beban kerja kritis dan database skala enterprise yang membutuhkan latensi di bawah satu milidetik serta konsistensi IOPS (puluhan ribu transaksi per detik).
  3. Throughput Optimized HDD (st1): Hard disk piringan yang berfokus pada throughput tinggi dengan harga ekonomis. Ideal untuk Big Data, Data Warehouse, dan log processing.
  4. Cold HDD (sc1): Opsi termurah untuk data dalam jumlah besar yang sangat jarang diakses (cold data), seperti arsip.

Manajemen Volume EBS

  1. Buka console EC2, pilih Volumes pada menu di sebelah kiri.
  2. Klik Create volume.
  3. Pilih Volume type (contoh: General Purpose SSD (gp3)).
  4. Tentukan Size (GiB) sesuai kebutuhan.
  5. Pastikan Availability Zone sesuai dengan instance EC2 target Anda.
  6. Klik Create volume.
  7. Setelah selesai dibuat, pilih volume tersebut, klik Actions > Attach volume, dan pilih instance tujuan.
Last modified on July 22, 2026