Amazon EC2 menggunakan kriptografi kunci publik (Public Key Cryptography) untuk mengenkripsi dan mendekripsi informasi kredensial login (SSH untuk Linux, atau RDP untuk Windows). Secara default, otentikasi berbasis password dinonaktifkan pada AMI standar AWS demi alasan keamanan.
Sebuah Key Pair terdiri dari dua bagian:
- Public Key (Kunci Publik): Disimpan oleh AWS di dalam instance EC2 (pada file
~/.ssh/authorized_keys).
- Private Key (Kunci Privat): Disimpan secara lokal oleh pengguna (umumnya dalam format
.pem atau .ppk).
Ketika Anda melakukan inisiasi koneksi SSH, server akan mencocokkan Private Key yang dikirimkan oleh klien dengan Public Key yang terdaftar di server.
Keamanan Private Key
- File
.pem bersifat sangat rahasia. Kepemilikan file ini memberikan kontrol administratif penuh (akses root/sudo) ke server Anda.
- AWS hanya memberikan kesempatan mengunduh file Private Key satu kali saat proses pembuatan. Jika file ini hilang, Anda tidak dapat mengunduhnya kembali dan mungkin kehilangan akses ke instance tersebut jika tidak ada metode otentikasi alternatif.
Membuat Key Pair Baru
Anda dapat membuat key pair pada saat peluncuran (launch) instance, atau membuatnya secara terpisah sebelum meluncurkan instance.
- Pada dashboard Amazon EC2, di panel navigasi kiri di bawah Network & Security, klik Key Pairs.
- Klik tombol Create key pair di pojok kanan atas.
- Pada kolom Name, masukkan nama deskriptif (contoh:
admin-key-prod).
- Pilih Key pair type. Umumnya,
RSA adalah pilihan paling kompatibel.
- Pilih Private key file format:
- .pem: Untuk digunakan dengan OpenSSH (MacOS, Linux, dan Windows 10/11 PowerShell).
- .ppk: Untuk digunakan dengan klien PuTTY di sistem operasi Windows versi lama.
- Klik Create key pair. Browser akan secara otomatis mengunduh file private key ke komputer Anda.
Anda dapat membuat key pair dan menyimpan output material kunci privat secara langsung ke sebuah file menggunakan perintah create-key-pair.Penting (Khusus Linux/Mac): Setelah file .pem terbuat, pastikan Anda mengubah hak akses file agar tidak dapat dibaca oleh user lain untuk mencegah error Permission denied (publickey): Last modified on July 22, 2026