Ketika Anda membuat EC2 instance, AWS secara default memberikan alamat IP publik yang bersifat dinamis. Alamat IP publik bawaan ini akan berubah jika Anda melakukan proses Stop dan Start pada instance.
Elastic IP (EIP) adalah alamat IPv4 publik yang bersifat statis. Dengan mengalokasikan EIP dan mengasosiasikannya (associate) ke server EC2 Anda, alamat IP publik server tersebut tidak akan pernah berubah, sehingga sangat cocok untuk DNS record domain aplikasi web Anda.
Karakteristik Elastic IP
- Fleksibilitas Pemindahan: Jika instance Anda mengalami kegagalan, Anda dapat memetakan ulang (re-associate) EIP tersebut ke instance pengganti dengan cepat. Pengguna di internet akan tetap mengakses IP yang sama.
- Aturan Biaya (Penagihan): Untuk mencegah pemborosan alamat IPv4 publik, AWS mengenakan biaya untuk setiap EIP yang dialokasikan di akun Anda namun tidak diasosiasikan dengan EC2 instance yang sedang berjalan. EIP tidak dikenakan biaya tambahan selama diasosiasikan dengan instance yang sedang berjalan.
Mengalokasikan dan Mengasosiasikan EIP
- Pada dashboard Amazon EC2, di panel navigasi kiri di bawah Network & Security, pilih Elastic IPs.
- Klik tombol Allocate Elastic IP address.
- Biarkan pengaturan Network Border Group pada opsi default, kemudian klik Allocate. Anda kini memiliki alamat IP publik statis yang baru.
- Pilih EIP yang baru saja dialokasikan dari daftar.
- Klik menu Actions, dan pilih Associate Elastic IP address.
- Pilih Instance sebagai Resource type.
- Pada dropdown Instance, pilih EC2 instance yang sedang berjalan (Running).
- Klik Associate.
-
Pertama, alokasikan alamat Elastic IP baru:
Catatan: Salin
AllocationId dan PublicIp dari output perintah ini.
-
Asosiasikan alamat tersebut ke EC2 instance Anda:
(Ganti
--instance-id dan --allocation-id sesuai dengan ID instance dan alokasi Anda)
Last modified on July 22, 2026