Pengantar Jaringan di Proxmox
Di Proxmox VE, virtualisasi jaringan utamanya menggunakan teknologi Linux Bridge. Secara sederhana, bridge bertindak layaknya switch virtual (vSwitch). VM dan LXC akan terhubung ke switch virtual ini agar dapat berkomunikasi dengan jaringan luar melalui kartu antarmuka jaringan fisik (NIC).
Secara bawaan saat instalasi, Proxmox otomatis membuat satu buah bridge dengan nama vmbr0 yang dijembatan (di-bridge) ke port NIC pertama (contoh: eno1 atau eth0).
Membuat dan Mengonfigurasi Linux Bridge
Terkadang kita memiliki server dengan beberapa kartu antarmuka fisik dan ingin memisahkannya untuk berbagai keperluan (misal: satu untuk akses manajemen, satu untuk VM).
Langkah-langkah membuat bridge baru:
- Pilih server Node kamu di panel kiri (contoh:
pve), lalu masuk ke menu Network.
- Kamu akan melihat daftar network device (NIC fisik) dan Linux Bridge yang sudah ada.
- Klik tombol Create > Linux Bridge.
- Isi konfigurasi berikut:
- Name: Biarkan bawaan (misal
vmbr1).
- IPv4/CIDR (Opsional): Kosongkan jika bridge ini hanya untuk lalu lintas VM, atau isi jika host Proxmox juga perlu punya IP di jaringan ini.
- Bridge ports: Masukkan nama NIC fisik yang menganggur (belum dipakai), misalnya
eth1 atau enp3s0.
- Centang Autostart agar bridge aktif otomatis saat server nyala.
- Centang VLAN aware jika kamu berencana melewatkan trafik VLAN pada bridge ini.
- Klik Create.
- Konfigurasi jaringan yang baru ditambahkan berstatus Pending. Klik tombol Apply Configuration di bagian atas untuk menyimpan dan mengaktifkannya tanpa perlu reboot.
Konfigurasi VLAN (Virtual LAN)
VLAN memungkinkan kita untuk memecah satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logikal yang terpisah. Di Proxmox, ada beberapa cara mengonfigurasi VLAN untuk VM.
Cara 1: Mengaktifkan VLAN Aware di Bridge (Disarankan)
Ini adalah cara paling fleksibel dan mirip dengan konfigurasi trunk pada switch fisik.
- Buka menu Network pada Node, klik ganda pada
vmbr0 (atau bridge targetmu).
- Centang kotak VLAN aware, lalu simpan dan klik Apply Configuration.
- Sekarang, untuk menghubungkan sebuah VM ke VLAN tertentu (misalnya VLAN ID 10):
- Masuk ke Hardware pada VM yang diinginkan.
- Klik ganda pada perangkat Network Device (biasanya bernama
net0).
- Pada kolom VLAN Tag, masukkan angka VLAN ID (contoh:
10).
- Klik OK.
- Selesai! Trafik jaringan VM tersebut otomatis akan di-tag dengan VLAN 10 oleh Proxmox saat keluar melalui kabel fisik.
Cara 2: Membuat Antarmuka VLAN Tersendiri
Cara ini berguna jika host Proxmox itu sendiri perlu mengakses jaringan VLAN tersebut, misalnya untuk manajemen, koneksi storage, atau cluster heartbeat.
- Di menu Network pada Node, klik Create > Linux VLAN.
- Isi nama dengan format
<nama-interface-fisik>.<vlan-id> atau <nama-bridge>.<vlan-id>.
- Contoh:
vmbr0.10 untuk membuat akses VLAN 10 di atas bridge vmbr0.
- Isi parameter IP Address/CIDR sesuai dengan blok IP VLAN tersebut (contoh:
192.168.10.2/24).
- Klik Create dan tekan Apply Configuration.
- Kini Proxmox dapat di-ping menggunakan IP dari rentang jaringan VLAN 10 tersebut.
Last modified on July 22, 2026