Skip to main content

Instalasi di Linux (Ubuntu/Debian)

Menginstal Docker di sistem operasi berbasis Linux sangatlah mudah, karena ini adalah habitat aslinya.

Langkah Konfigurasi

  1. Perbarui repository sistem:
  2. Instal pustaka prasyarat:
  3. Tambahkan kunci GPG resmi Docker:
  4. Tambahkan repository Docker ke source list:
  5. Perbarui lagi dan instal Docker Engine:

Instalasi di Windows (WSL 2 / Docker Desktop)

Untuk Windows, cara termudah dan paling optimal adalah menggunakan Docker Desktop yang terintegrasi dengan Windows Subsystem for Linux (WSL 2).

Langkah Konfigurasi

  1. Pastikan fitur WSL 2 sudah aktif. Buka PowerShell sebagai Administrator dan jalankan:
  2. Unduh Docker Desktop untuk Windows melalui situs resminya: docker.com/products/docker-desktop.
  3. Jalankan file installer (Docker Desktop Installer.exe).
  4. Saat instalasi, pastikan opsi “Use WSL 2 instead of Hyper-V” tercentang.
  5. Selesaikan instalasi dan restart PC jika diminta.
  6. Buka aplikasi Docker Desktop. Buka terminal (CMD/PowerShell) dan jalankan docker --version untuk verifikasi.

Instalasi di macOS

Sama seperti Windows, instalasi di macOS menggunakan aplikasi Docker Desktop.

Langkah Konfigurasi

  1. Unduh Docker Desktop untuk Mac dari situs resminya. Pilih versi cip yang sesuai (Intel atau Apple Silicon/M1/M2).
  2. Buka file .dmg yang telah diunduh.
  3. Seret (drag) ikon Docker ke dalam folder Applications.
  4. Buka aplikasi Docker dari Launchpad dan setujui permintaan akses privileged (masukkan kata sandi Mac kamu).
  5. Docker akan berjalan di menu bar atas. Buka terminal dan ketik docker --version untuk verifikasi.
Last modified on July 22, 2026