Skip to main content

Persiapan Instalasi

Sebelum memulai instalasi Proxmox VE, pastikan kamu telah menyiapkan beberapa hal berikut:
  • Perangkat Keras (Hardware): Server atau PC dengan CPU yang mendukung virtualisasi (Intel VT-x atau AMD-V), minimal RAM 4GB (direkomendasikan 8GB+), dan kapasitas penyimpanan yang cukup.
  • File ISO Proxmox: Unduh versi terbaru dari situs resmi Proxmox.
  • USB Bootable: Gunakan aplikasi seperti Rufus atau BalenaEtcher untuk membuat USB bootable menggunakan file ISO yang sudah diunduh.

Langkah-langkah Instalasi

Kamu bisa lihat video dari “Dea Afrizal” pada video bawah ini untuk detailnya
Proses instalasi Proxmox VE mirip dengan menginstal distribusi Linux pada umumnya. Berikut adalah langkah-langkah detailnya:
  1. Boot dari USB: Masukkan USB bootable ke server, nyalakan, dan atur BIOS/UEFI agar booting pertama kali dari USB tersebut.
  2. Menu Awal: Saat muncul menu boot Proxmox, pilih Install Proxmox VE dan tekan Enter.
  3. EULA: Baca dan setujui End User License Agreement dengan mengklik tombol I agree.
  4. Target Disk: Pilih hardisk atau SSD tempat Proxmox akan diinstal. Secara bawaan, Proxmox akan menggunakan format ext4. Jika butuh konfigurasi software RAID atau ZFS, klik tombol Options.
  5. Lokasi dan Zona Waktu: Atur negara (Country), zona waktu (Time zone), dan layout keyboard. Biasanya, jika terhubung ke internet, ini akan otomatis terisi.
  6. Password dan Email:
    • Masukkan password untuk pengguna root. Pastikan kamu mengingatnya karena ini adalah password administrator utama!
    • Masukkan alamat email yang valid untuk notifikasi sistem.
  7. Konfigurasi Jaringan:
    • Management Interface: Pilih kartu jaringan yang akan digunakan untuk mengelola server.
    • Hostname (FQDN): Masukkan nama host (contoh: pve.skanesgalab.local).
    • IP Address: Masukkan alamat IP statis untuk server Proxmox kamu.
    • Gateway dan DNS: Masukkan IP Gateway dari router dan DNS server (contoh: 8.8.8.8).
  8. Summary: Tinjau kembali semua konfigurasi. Jika sudah benar, klik Install.
  9. Reboot: Tunggu proses instalasi selesai. Setelah selesai, server akan otomatis reboot. (Jangan lupa cabut USB bootable-nya).

Mengakses Antarmuka Web (Web GUI)

Setelah server menyala kembali, ia akan menampilkan alamat akses di layar terminal (misalnya: https://192.168.1.10:8006).
  1. Buka browser di komputer klien yang terhubung dalam satu jaringan.
  2. Ketikkan alamat IP yang muncul beserta port 8006, contoh: https://192.168.1.10:8006.
  3. Jika muncul peringatan keamanan (SSL Certificate), abaikan saja dengan memilih Advanced > Proceed to… karena ini adalah sertifikat self-signed.
  4. Pada halaman login, masukkan:
    • Username: root
    • Password: (sesuai yang kamu buat saat instalasi)
    • Realm: Linux PAM standard authentication
  5. Klik Login, dan selamat! Kamu sudah berhasil masuk ke dashboard utama Proxmox VE.
Last modified on July 22, 2026