Metode Akses Perangkat Cisco
Perangkat Cisco tidak memiliki antarmuka grafis (GUI) bawaan seperti Winbox. Konfigurasi dilakukan sepenuhnya melalui CLI (Command Line Interface) menggunakan kabel khusus.
1. Kabel Konsol (Console Cable)
Untuk melakukan konfigurasi awal, Anda membutuhkan kabel konsol (biasanya berwarna biru muda berbentuk RJ45-to-DB9 atau USB-to-RJ45) yang menghubungkan port serial komputer Anda ke port Console pada perangkat Cisco.
2. Aplikasi Terminal Emulator
Gunakan aplikasi terminal emulator di komputer Anda (seperti PuTTY, Tera Term, atau SecureCRT) dengan pengaturan koneksi serial sebagai berikut:
- Speed (Baud Rate): 9600
- Data Bits: 8
- Parity: None
- Stop Bits: 1
- Flow Control: None
Mode Operasi Cisco IOS
Setelah terhubung, Anda akan masuk ke sistem operasi Cisco IOS. Sistem ini memiliki tingkat mode akses (hierarki mode):
- User EXEC Mode (
Router>): Mode awal, hanya bisa melakukan perintah monitoring dasar.
- Privileged EXEC Mode (
Router#): Masuk menggunakan perintah enable. Digunakan untuk melihat konfigurasi dan status lengkap.
- Global Configuration Mode (
Router(config)#): Masuk menggunakan perintah configure terminal (conf t). Di sini konfigurasi global (seperti ganti hostname) dilakukan.
- Interface Configuration Mode (
Router(config-if)#): Masuk dengan perintah interface [nama_interface]. Digunakan untuk mengatur konfigurasi spesifik pada interface (seperti IP Address).
Cara Memasang IP Address pada Interface Cisco
Berikut adalah langkah-langkah untuk menambahkan IP Address pada interface Cisco:
A. Memasang IP Address di Router Cisco
Router Cisco secara default mematikan (disable) semua interface fisiknya. Kita harus mengaktifkannya secara manual menggunakan perintah no shutdown.
Jalankan perintah berikut pada terminal CLI:
Catatan: Perintah write memory (atau singkatan wr) digunakan untuk menyimpan konfigurasi dari RAM (running-config) ke NVRAM (startup-config) agar konfigurasi tidak hilang saat perangkat dimatikan atau restart.
B. Memasang IP Address di Switch Managed Cisco (SVI)
Pada Switch Layer 2 Cisco, IP Address tidak dipasang pada interface fisik secara langsung, melainkan pada SVI (Switch Virtual Interface) atau interface VLAN untuk kebutuhan manajemen remote (misal telnet/ssh).
Last modified on July 21, 2026